“Kebaikan itu Seperti Hukum Kekekalan Energi Newton 1”

Gambar

“ENERGI tidak dapat di ciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat diubah dari bentuk ENERGI satu ke bentukENERGI yang lain.”

Newton

Bagaimana bila:

“KEBAIKAN tidak dapat di ciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat diubah dari bentuk KEBAIKAN satu ke bentuk KEBAIKAN yang lain.”

Dalam pelajaran Ilmu pengetahuan dasar kita sering mendengar nama newton. Dan setiap kali muncul kata Newton, pastilah kita ingat dengan Hukum Kekekalan Energinya.

Salah satu hukum kekekalan energi yang menarik dari Newton adalah hukum kekekalan energi newton yag pertama, yaitu:

“Energi tidak dapat di ciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat diubah dari bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain.”

Benarkah demikian????

Dalam setiap benda yang akan mengalami gerakan atau mengalami perubahan pastilah membutuhkan energi ( mutlak). Setuju???? Kalo protes tak laporin mbah newton Lho……he….??????

Msri kita telaah contoh berikut:

Kenapa energi tidak dapat diciptakan???

Bayangkan Sebuah pohon kelapa yang tinggi dengan buahnya yang masih diatas. Pertanyaannya, apakah buah kelapa itu berenergi??? Bila kita jawab tidak secara kasat mata itu BENAR. Toh kenyataannya tak terjadi gerakan yang menunjukan sebuah energi. Tapi……………. taukah anda bila kelapa yang masih bertengger di pohonya itu ,menyimpan sebuah energi bawaan yang disebut sebagai energi Potensial. Yaitu energi bawaannya sendiri. Nah dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa tanpa diciptakan energi itu telah ada dengan sendirinya.

Lalu mengapa energi tidak dapat dimusnahkan???

Kali ini kita bayangkan buah kelapa yang bertengger itu jatuh dari ketinggian 10 meter, kasat mata kita melihat wujud energi ini menjadi energi gerak ( kinetik)? Semakin tinggi pohon maka semakin besar energinya. Lalu bagaimana dengan kelapa yang sudah menempel di tanah???? Hilangkah energinya???( ye……….., ngotot amat, ingat ya energi tidak dapat dimusnahkan). So… jawabannya, kelapa yang tergeletak di tanah tetep menyimpan energi. Namun energinya menjadi energi potensial kembali. Dimana kelapa diam berarti energi geraak ( kinetik)nya yang tidak muncul.

Tapi, energi dapat diubah dari bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain? Benarkah itu???

Yuk Read more,…

Buah kelapa yang masih bertengger adalah energi potensial, setelah jatuh dia berwujud energi gerak (kinetik). Bukti kasat yang lain adalah sama halnya dengan energi listrik yang dapat diubah menjadi cahaya (lampu), panas ( setrika),dan bunyi ( bel listrik). Dan energi-energi itu berputar kembali mungkin dengan wujud yang berbeda tapi dengan energi yang sama.

Lalu? Kenapa harus dihubungkan dengan “KEBAIKAN”?

Sepertinya hukum ini sangat tepat kalo diterapkan untuk kebaikan. Bayangkan saja kalo kita percaya bahwa “KEBAIKAN tidak dapat di ciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat diubah dari bentuk KEBAIKAN satu ke bentuk KEBAIKAN yang lain.”

Andai saja kita mampu berprinsip demikian.

Kebaikan tidak dapat diciptakan? Yakinlah bahwa masing-masing dari kita membawa keperawakan yang baik. Potensi kebaikan yang baik yang masih terpendam. Hanya tinggal pinter-pinternya kita merubah menjadi sebuah gerakan menuju kebaikan yang nyata. Yang tidak hanya tersimpan. Setuju??????……………..

Lanjut!!!,

Buktikan bahwa kebaikan kita tak akan mampu dimusnahkan oleh apapun. Yakin disetiap kebaikan kita pasti akan bermanfaat, mengalir terus, berputar terus tanpa putus. Walaupun wujud dari kebaikan kita sudah tak tampak di depan kita.

Mari kita telaah contoh kecil kebaikan kita:

Suatu hari ada seorang ibu penjual nasi pecel yang repot meladeni pembeli dengan anak tiga tahun di gendonganya. Anaknya menangis terus. Sementara kamu lagi beli nasinya. Kebetulan kamu punya permen sebutir seharga 100 perak. Dengan Cuma-Cuma kamu berikan pada si anak sampai akhirnya dia berhenti menangis. Sebagai ucapan terima kasih kamu dapat geratisan tempe goreng 500 perak.(hem……. belum-belum udah berasa kan dahsyatnya energi kebaikan).

Setelah itu kamu pulang. Dan tak mungkin kan kamu tau energi kebaikanmu akan berlanjut sepeerti apa?. Asal kamu tau ternyata energi kebaikan potensialmu yag berubah jadi kinetik sebuah “permen” tak berhenti di situ saja. Taukah setelah kamu pulang. Kebaikanmu terus mengalir menjadi energi gerak kebaikan yang lebih besar lagi.

Setelah kamu pulang, ibu penjual pecel itu menjadi bisa leluasa meladeni pembeli karena anaknya tek rewel lagi. Apa yang terjadi???? Nasi pecel ibu itu habis lebih awal dengan untung yang lebih banyak dari hari sebelumnya. ( tuh kan……… uda ada kebaikan lagi yang muncul). karena untung lebih banyak, si penjual nasi memberikan uang saku pada anaknya yang lain yang masih sekolah dengan saku yang lebih juga (tumben….). biasanya uang saku 5000 perak menjadi 15.000 perak. Si anak pun senang sekali. ( hem……………, berapa coba harga dari sebuah kebahagiaan yang terpancar diwajah anak ini??? Gara-gara siapa hayo???? ).

sesampainya disekolah si anak memakai uang ini untuk mentraktir teman-temannya.(kebayang gak? Berapa orang sekarang yang ikut bahagia dari ulahmu?). teman-temannya di traktir coklat oleh si anak. Salah satu temannya itu ada yang sengaja tidak memakan coklat traktirannya. Dia sengaja menyimpanya untuk dibawa pulang. Dia bilang “aku inggin membagi coklat ini dengan kakak ku. Dia sangat suka sekali coklat”.

Hem…….., kamu enggak sadar kan kalau kebaikan mu yang hanya sebutir permen 100 perak menjadi Energi KEBAIKAN sedahsyat itu???.

Hingga akhirnya di sore hari, adikmu berteriak dengan riangnya nyamperin kamu sambil berkata : “ Kakak,…….. lihat deh aku bawa apa??? Aku bawa coklat, aku inggin makan coklat ini berbagi sama kakak. Ini dari temanku lho kak. Dia tadi traktir aku.”. Pastilah kita ikut merasa bahagia, setidaknya kita bahagia kalau kita punya adik yang baik.

Dalam pikiran kita pasti kita tidak pernah menyangka dari mana adik kita tertular energi kebaikan itu. Taukah anda??? Bahwa energi kebaikan itu sebenarnya berasal dari energi kebaikan mu sendiri yang tak dapat dimusnahkan??? Hanya saja energimu telah dirubah dari sebuah PERMEN menjadi SEBATANG COKLAT.

Nb: saya sadar ngomong itu gampang, tapi berbuat itu sulit (wes suwe….).

He…. kita tak perlu menyengaja sebuah kebaikan. Biarkan kebaikan kita mengalir dengan sendirinya biarpun tanpa kita sengaja dan hanya kebaikan kecil. Asal kita yakin aja….., kebaikan kita tak akan MUSNAH. Suatu hari nanti pasti akan kembali lagi kebaikan itu pada diri kita sendiri dengan wujud kebaikan-kebaikan yang lain.

Bila orang itu melalukan kebaikan pada kita, percayailah itu karena kebaikan-kebaikan kita sendiri yang tak kita sadari. Segala yang tak kita sadari pastilah segala sesuatu dengan titik keikhlasan tertinggi. Dan Ikhlas adalah ilmu tertinggi bagi yang Kuasa. Maka yang Kuasa-pun akan menghadiahkan sesuatu yang tinggi pula untuk kita. Amiin.

“he…. capek baca???? Minum-minum dulu sana….monggo…..”semoga bermanfaat.😀. dari pada ngantuk mau masuk siang,.

Salam kebaikan…..[drp.doc]

Jangan Lupa Tinggalkan Balasan Anda Ya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s