Kutipan

Penampang WSD

WSD merupakan tindakan invasive yang dilakukan untuk mengeluarkan udara, cairan (darah,pus) dari rongga pleura, rongga thorax; dan mediastinum dengan menggunakan pipa penghubung.

Em,…… aku yakin dalam dunia kesehatan istilah ini sudah tidak asing lagi bukan,???? Secara mudahnya WSD adalah tempat untuk penampungan yg di disigan sedemikian rupa dengan keadaan kedap udara luar (terkunci). Udah ada alatnya kok. Tapi apa kita  kebayang kalo suatu hari kita di tuntut untuk bisa membuatnya sendiri????.disaat kepepet dimana ada pasien kita yang membutuhkan????
Ternyata tidak sesulit yang kita kira lho?????
Hanya butuh sedikit “Niat”, he….. kenapa saya bilang “NIAT”. Iya, ….soalnya semua enggak bakalan terwujud kalo enggak ada niat. Kalo enggak ada niat membuat susah bener.
padhal kalau sudah niat membuat. ternyata hanya butuh waktu sekitar 20 menit saja bagi si amatir, kebayang kan kalau yang buat udah profesional??? Hehehehe… kayak sahabatku yang satu ini. Ternyata hanya butuh waktu 15 menit aja.
Trus apa saja yang kita butuhkan??????
Sederhana kita hanya butuh:

  • Dua botol transparan bertutup karet (Biasanya botol bekas Pirac*tam, ComaF*sin, atau aminof*sin yang sudah dibersihkan). Kenapa treansparan???? Jelas itu berfungsi untuk mengobserfasi jumplah keluaran yng tertampung. selain itu semakin lebih mudah tau jenis keluarannya.
  • Tiga selang penghubung steril panjang +/- @50 cm (Biasanya selang ini dibuat dari NGT tube, sehingga pada ujungnya ada tube pengunci)
  • Gunting
  • Gunting klem
  • Spuit
  • Plster/fiksasi
  • Larutan salin normal (NaCl 0,9%)

Nah, etelah semua bhan tersedia, tinggal deh kita mulai untuk membuat.

  1. Pertama, kita lubangi tutup karet pada masing-masing botol, buatlah secukupnya saja untuk muat dimasuki dua selang NGT tube.
  2. Setelah itu masukan ujung selang A dan selang B pada botol pertama, dimana posisi selang A yang masuk kedalam Botol jauh lebih panjang 4cm dari selang B.
  3. Lakukan hal yang sama, masukan Ujung Selang B yang lain bersaan dengan ujung celang C kedalam botol yang kedua. Jangan lupa panjang selang C yang masuk kedalam botol dibuat lebih panjang 4cm dari selang B. (Duh????? Bingung ya???)
  4. Nah sekarang kita sudah bisa memastikan bahwa dua botol sudah saling berhubungan,
  5. Jangan lupa isi masing-masing botol menggunakan larutan NaCl 0,9% sebanyak +/- 40cc,
  6. Tutup masing-masing botol rapat-rapat.
  7. Kalau sudah yakin benar kita tinggal plester atau di fiksasi dengan menggunakan plester, dengan tujuan agar tidak ada udara yang masuk dan rapat.
  8. Jangan lupa pastikan juga ujung selang A dan C yang berada di dalam botol terendam cairan, tujuannya sebagai filter dan pengunci ruang kedap udara. Sementara masing-masing ujung selang B tidak terendam cairan.
  9. Jangan lupa klem selang yang akan dihubungkan pada pasien menggunakan gunting klem, sementara untuk selang yang mengarah pada pembuangan kita dapat membiarkannya atau menutupnya dengan sepuit.

Adapun hal-hal penting berkaitan dengan WSD adalah:

Cara mengganti botol WSD:
a. Siapkan set yang baru
Botol berisi cairan aquadest ditambah desinfektan
b. Selang WSD di klem dulu
c. Ganti botol WSD dan lepas kembali klem
d. Amati undulasi dalam slang WSD

Indikasi pengangkatan WSD adalah bila :
a. Paru-paru sudah reekspansi yang ditandai dengan :
• Tidak ada undulasi
• Cairan yang keluar tidak ada
• Tidak ada gelembung udara yang keluar
• Kesulitan bernafas tidak ada
• Dari rontgen foto tidak ada cairan atau udara
• Dari pemeriksaan tidak ada cairan atau udara
b. Slang WSD tersumbat dan tidak dapat diatasi dengan spooling atau pengurutan pada slang.

nah itu kira-kira tambahan pengalaman saya saat melihat sahabat saya mengotak atik botol bekas dan menyulapnya menjadi sebuah WSD.

Semoga apa yang telah saya tulis ini bermanfaat bagi kita semua. Khususnya buat para adik-adik yang belum pernah mencoba membuat WSD sendiri, termasuk seperti saya. he….(dok.drp)

Have Nice Day…..,

Salam,

Language Tio_Hugest,cM

Kreatif: Cara membuat WSD

Jangan Lupa Tinggalkan Balasan Anda Ya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s