Sambil Nunggu Bis(millah)

Standar

Sahabat yang Pantas untuk ditungguSekarang saya sedang duduk di halte sendirian (tadinya). Tapi sekarang sudah ada teman mbak-embak yg kurang lebih 3th di atas ku.

Hem. . ,ternyata enggak lama. Ada bus dan aku mempersilakan dia naik. Sepontan mbk2 tadi bilang “enggak naik sekalian?” .”tidak, saya masih menunggu” jwb ku.
Tak terasa udah setengah jam berlalu,akupun udah melewatkan dua bis begitu saja.

Menunggu memang menjemuhkan, tapi tak selamanya menurt ku. Tanpa kesempatan dari Nya. Jarang juga luh kita bisa menunggu sesuatu.

Tak banyak yg bisa saya lakukan saat “menunggu”. Secara tau sendirikan ritual menunggu itu seperti apa? Identik dengan berdiam,duduk dan memandang arah datangnya sesuatu yang di tunggu. Enggak mungkin kan nunggu smbil tidur, makan di warung dst?

Tik. . .tok. . .tik. . .tok. . .
Hem,. . .’QnQ’ (jam tangn ku) terdengar berdetik.
Bentar! Intermezo, wah! Ada 2 bis lagi yg udah aku lwatkan,jumlah total udah ada 4 bis. Kenek berkata “ayo mbk iku?”. “duluan pak, saya masih menunggu” jwb ku. Dan bis berlalu.

Lanjutin lamunanku ah,
aku masih menunggu,di bangku panjang halte Karangjati. What can i do?.

“ternyata aku hanya bisa mengamati”
entah udah berapa ratus kendaran berlalu lalang.

Tiba2 mataku tertuju pada bengkel didepanku(paling di batin mas e:udah bnyak bis lewat kok di tolak) sekedar info ada bis satu lagi yg lewat.hem. . .
Aku nunggu dari mas bengkel baca koran sampek dia ngejob nyuci motor sampek kering lagi. Dari toko pulsa yang semula tutup sampai buka.

Eh. . ,tunggu!ternyata ada cowo ganteng juga yg lewat,lumayan ewwW.

Lho. .lho?kok rame2 bawa baskom tertutup kain? Apa yg anda pikirkan? Pasti sepikiran dg ku. “innailahi. . ” ada pembelajaran bagi yg masih hidup. Ada yg berpulang ke Rahmatullah. Terimalah amal mulianya ya Robb. Amin.

Huh! Kaki uda mulai kesemutan,kaku,kram dan nyaris mati rasa. Mata ini sudah mulai mengantuk,jempol pun mulai capek gangnam style-an di atas keyped hape putih ini. Tapi aku masih tetep nunggu.

Tik. . .tok. . Tik. . . tok (1 jam nda).
“ealah mbk2 ngnteni pacarmu kok nganti lumutan” celetuk bpk2 calo penumpang sambil tersenyum simpul. Dan kami sudah saling kenal. Satu lagi bis terlewatkan. Qaku mulai sedikit gelisah. Ku raih si hitam dari tas, sesaat jempol ku berpindah menari di keyped hitam dan *satu pesan dikirim*.

Apa lagi yg aku lihat? Enggak kalah seru, aku liat twin lewat. Dua anak kembar cewek yg imut2. Subhanallah. . . Eh! Ada satu lagi bis yg lewat tp maaf aku belum bisa naik.

Hahaha?apa lama banget yak,dari anak sekolah istirahat sampek dia pulang sekolah, liat kecerian anak2 ini jadi inget aku dg masa kecil. Hanya pengen bilang “nikmatilah dik,masa indah ini akan berlalu bertukar dg masa dimana kelak dibutuhkan pertanggungjawaban mu” . Lagi2 satu bis berlalu. Ku toleh arah yang ku tunggu tapi masih tak ada tanda-tanda dia akan muncul.

Dan aku sudah melewatkan 7bis dari tadi. Sayang aku tidak bawa termometer (buat apa coba?*gak nyambung). Aku cuma pengen ngukur suhu kursi panjang galte aja, sepertinya sudah mulai menghangat.

“Subhanallah” mungkin ini hikmahku mengamati, ada sosok lewat dan dia adalah yg semalam nyasar di mimpiku. Ajieb~
tak terasa satu bis lewat sudah. . .genap delapan bis aku tolak demi penantian ku untuknya. Akankah bis ke 9 membawanya dan aku memulai perjalanan?wah! Sepertinya tidak. Satu lagi bis lewat. Akankan yg ke 10 untuk ku?

Dan akhirny benar terjawab, dari kejauhan tampak bis, ini yg ke sepuluh.tak ada tanda2. Tapi sesaat aku melihat tangan yg terjulur dan melambai dari jendela. Suaranya memecah udara panas dg meneriakan namaku. Nah! Itu yang aku tunggu. Bukan pacar, barang atau apa. Tapi sahabatku. Aku kira tak sia2 aku menunggu 2 jam untuknya. Banyak dinamika kehidupan yg di perlihatkan Tuhan pada ku. Dan untuk sahabat ini masih terlalu ringan untukku.
Uke,aku bersiap naik bis.

Inilah yang ku tunggu dan aku mengucap Bis(millah) untuk menaikinya.

*Nb:biasanya jam segini udah waktunya aku bermalas malasan di kamar sambil mp3-an.

Jangan Lupa Tinggalkan Balasan Anda Ya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s