KISARAN WAKTU

Standar

Diibaratkan hidup ini adalah sebuah putaran waktu yang penuh dalam sehari, dalam siang dan malam atau dalam kisaran waktu 24 jam, ada sebuah bagian-bagian waktu yang sangat berharga dalam hidup. Begitupun dengan hidup.

Putaran waktu yang sangat indah adalah Waktu fajar menyingsing: Sang fajar menyingsing benar saja dia bergulir sangat cepat, hanya kisaran jam saja. Namun Banyak orang yang bahagia menyambut fajar, sebongkah harapan yang lebih baik seakan-akan di bawanya, berharap sehari ini  akan ada hal- hal yang baik menyertainya. Semuanya berdoa untuk mendapatkan yang terbaik di waktu ini. Semakin warna fajar menghilang maka semakin terang hari kita hingga terbitlah pagi.

 

Putaran waktu yang sangat sejuk adalah pagi: Sesaat setelah pagi menyingsing banyak harapan yang kita rencanakan, yang kita ingginkan. Menjalani segala hal dengan penuh semangat, seakan- akan tak ingin melewatkan waktu ini dengan sia-sia. Pagi adalah waktu yang semangat untuk dijalani, banyak sambutan atau cara-cara untuk menyambutnya dari meluangkan waktu dengan secangkir kopi, membaca koran dan sekedar keliling menikmati lingkuangan sekitar yang sejuk. Semuanya akan semakin bersemangat saat semakin lanjut pagi beranjak hingga tiba waktu siang.

 

Putaran waktu  yang paling ambisius adalah waktu siang: Setelah pagi beranjak hari akan semakin terik. Ternyata perjuangan hidup telah mulai serius direalisasikan. Semakin panasnya suasana menandakan pula bahwa semakin ambisius untuk melewatkan waktu berdurasi terpanjang dalam kisaran waktu ini. Berbagai cara mewarnai bergulirnya waktu ini, mulai dari berjuang menyelamatkan hidup, bekerja keras, berambisi untuk mendapatkan sesuatu untuk bekal saat senja mulai menyingsing.

 

Waktu emas yang misterius adalah saat Senja bertasbih: Senja adalah warna misterius dalam putaran waktu, Pandanglah, amatilah warna apa yang tertoreh di langit senja??? Q yakin tak cukup satu warna yang muncul. Warna banyak beradu disana seakan-akan menandakan sebuah kebingungan antara peralihan waktu terang dan petang. Tak jarang ada yang bilang, hanya ada satu warna yang munjul dalam senja, yaitu jingga. Namun belumtentu orang selain kita bisa berkata jingga saat dia ditanya bagaimanakah warna jingga itu????? Mereka punya pendiskripsian yang berbeda padahal nyata-nyata saat itu mata mereka melihat warna yang sama.

  • Warna yang sangat jarang orang memperhatikan, Senja adalah waktu yang sangat jarang dihiraukan, mereka lebih melewatkan pergantian senja. Saat senja akan menyingsinng justru kebansyakan orang cepat- cepat kembali keperaduannya. Sehingga mereka selalu saja melewatkan apa yang ada dilangit senja.
  • Warna yang tak banyak waktu orang untuk menyambutnya, Bagaimana mereka menyambut senja kalau saja senja sudah dianggap sebagai waktu peralihan antara terang dan petang??? Peralihan dari sesuatu yang semula ramai dan akan menjadi sepi??? Waktu yang semula hangat akan menjadi dingin, waktu yang semula ramai akan menjadi sunyi.
  • Warna yang samar antara pergantian siang dan malam, Senja sangat mimbingungkan antara percampuran warna yang banyak orang mendiskripsikan apa nama warnanya biarpun saat itu mata mereka memandang sebuah warna yang sama, yaitu senja.
  • Warna yang sangnat singkat dalam kisaran waktu, Senja adalah waktu yang sangat singat sekali. Mungkin bergulir tak lebih dari kitaran 60 menit saja. Banyak orang yag sudah semakin panik saat senja semakin larut. Mereka berbondong-bondong untuk mengakhiri semua aktifitasnya.
  • Warna yang sangat misterius, Banyak hal yang terlewatkan, langit senja selalu saja dibiarkan sendiri membentang di langit tanpa ada penikmat-penikmat dibawahnya. Saat itulah senja bertasbih. Diiringi kumandang adzan magrib warna senja beranjak perlahan mengubah warnanya semakin gelap. Semua antara berat meninggalkan siang tapi harus segera mendatangkan malam.(drpl.doc)

Segalanya akan Terjawab, hanya menanti masalah wakyu saja.

Jangan Lupa Tinggalkan Balasan Anda Ya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s