Enggak pengen jadi perawat?, Tapi jadi cinta perawat?

Standar

Bisa Kok!!! Siapa bilang menggeluti dunia yang awalnya tidak diminati menjadi Asik itu sulit?.
Aku Benci dunia keperawatan, Tapi sekarang aku terlanjur “Cinta” dengannya”

Kira-kira itulah sepenggal pengalaman yang ingin saya bagi-bagi di blog ini.

Memang banyak yang meragukan bahwa: “Biasanya kalo orang mengambil jurusan perkuliahan atau pekerjaan tidak didasari dengan niatan tulus yang muncul dari diri sendiri pasti akan “NGadat” di tengah jalan”

Saya yakin, di dunia ini tidak hanya saya yang awalnya masuk dunia keperawatan di dasari oleh rasa keterpaksaan,tanpa cita-cita dan setengah hati. Ini bukan sebuah riset atau penelitian, namun lebih ke pengalaman. Dulu saat kuliah, dari seluruh teman saya ada sebagian yang masuk dunia keperawatan dengan bergagai alasan yang bukan karena minatnya menjadi seorang perawat ( sekali lagi, ini bukan riset jadi saya tidak bisa menyebutkan berapa pastinya).

Ternyata banyak juga alasan-alasan yang tidak murni pengen jadi perawat, diantaranya yang saya tahu:

  • Dorongan orang tua. Kalo enggak pengen jadi anak pembangkang pasti alasan ini udah enggak bisa diganggu gugat deh.
  • Tidak diterima dijurusan yang dicita-citakan. Wah, hampir semuanya alasan karena yang satu ini. Karena sudah mengalami penolakan dari apa yang di inginkaan, makanya banyak yang terpaksa masuk dunia keperawatan. Gak salah kalo kebanyakan berabggapan bahwa dunia keprawatan adalah tempat “para pelarian jati diri”. Ini gak bener lho setelah kita menyadari mulianya perawat itu.
  • Ikut-ikutan temen atau teman terdekat Ternyata, tak jarang juga lho alasan ini terpakai, kenyataannya memang ada kok. Mereka asal “ anut grubyuk (istilah jawanya: ikut-ikutan) tanpa melihat minat dan kemampuannya”
  • Menjalani kuliah sambil nunggu kesempatan perkuliahan yang di cita-citakan di buka lagi tahun depan. Nah, ini dia….., ada benernya juga ya dari pada membiarkan otak kita istirahat di rumah yang akan malah bikin kita malas dikemudian hari buat kuliah lagi, mending kuliah aja di keperawatan. Biasanya ini alasan-alasan orang yang berduit”hehehe…
  • Anggapan: penting kuliah! Daripada enggak. Yang penting tiap hari keliatan masuk #Gubrakkk!!!# kalo yang satu ini berat.

Dorongan – dorongan yang tak sepenuh hati di atas kalo di terus-terusin bisa bahaya juga nih.  Lalu ginamana kita belajar untuk menerimanya dengan sepenuh hati???????

Menurut saya, gampang-gampang sulit sih…

Awalnya kita harus pandai-pandai mengambil celah sekecil apapun tentang “ hal baik dunia keperawatan”. Mulailah untuk membuka mata dan membaca kenyataan “ ini lho??? Sekarang saya masuk dunia keperawatan”. Mulailah untuk perlahan menyadari bahwa sekarang kita sudah terlanjur “ nyemplung ” yang udah enggak bisa keluar lagi. Mau enggak mau kita harus terus maju dengan melakukan yang terbaik. Ya enggak???

Jangan pernah memikirkan hal yang dapat memperkeruh keadaan, misal mikirin hal- hal yang gak enaknya jadi petrawat seperti takut darah, jijik, capek, de el el. Buang deh jauh- jauh.

Mulailah mencari teman yang banyak saat menjalani pendidikan, kita boleh berteman bersama siapa ja, tapi usahakan berteman dengan orang yang punya niatan murni dari dalam diri sendiri, dengan harapan kita bisa termotivasi, en ngorek informasi kalau perawat tak separah yang kita pikirkan. Setelah itu sering aja ma temen yang punya alasan setengah-setengah seperti kita. Disini bukan untuk menyamakan alasan ya… (soalnya malah bisa bikin kita tidak semangat) tapi carilah jalan keluarnya sama-sama untuk mencari “asik”nya dunia keperawatan.

Carilah poin plus yang tidak bisa kamu dapatkan di jurusan lain. Pasti ada dech. Kalo aku dulu lebih menganggap bahwa asik juga di dunia keperawatan. Minimal kita bisa wisata rumah sakit. Kita bisa jalan-jalan ke rumah sakit mana aja. Contohnya kayak gitu.kalo kamu apa??? Coba aja di cari.

Apa lagi ya???? O…iya, belajarlah untuk mulai menerima segala sesuatu dengan iklas,  nikmati apa yang kamu jalani. Percaya deh suatu hari nanti kamu akan mengakui betapa asiknya berkecimpung di dunia keperawatan.

Ya kurang lebihnya kayak aku sekarang, tak henti-hentinya aku bersukur bisa ditakdirkan terjun di dunia keperawatan, dunia yang mempelajari kehidupan tidak bisa dengan sebagian- sebagian tetapi sebagai kehidupan manusia yang Holistik, utuh dan menyeluruh.

Oke, sementara itu dulu ya yang bisa aku bagi-bagikan, semoga bermanfaat dan bisa menjadi motivasi buat kalian yang masih ada keterpaksaan. Belajarlah untuk mulai menerima. Karena kita hanya punya satu pilihan, maju terus tanpa disa melangkah kembali dan mundur. Salam Semangat!!!!!.<drpl.dok>Language Tio_Hugest,cm

Jangan Lupa Tinggalkan Balasan Anda Ya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s